Selasa, 20 Maret 2012

Secuil Sentuhan Hijau Bernama "Innercourt"




Ketika kebutuhan ruang di dalam rumah meningkat seiring bertambahnya anggota keluarga, maka semua lahan praktis digunakan menjadi bangunan. Sementara keberadaan taman, sebagai salah satu pemasok hadirnya udara bersih menjadi terpinggirkan.

Namun, masalah ini tak lantas menjadi beban karena kemudian muncul inovasi baru dalam hunian. Taman tak selalu di depan rumah, memiliki ukuran yang luas, serta penuh pohon rindang. Karena taman bisa hadir di samping, belakang, bahkan di dalam rumah.

Oase hijau yang muncul ini disebut innercourt. Bentuknya bisa taman dengan perkerasan pada lantai berupa beton atau keramik. Kemudian dipadu dengan tanaman dalam pot. Pot bisa dipilih yang menggantung atau diletakkan di tanah. Pot dilantai bisa mudah dipindah tata letaknya. Sementara pot gantung perlu ditata agar tidak tampil semrawut.

Atau diisi dengan taman kering yang merupakan alternatif taman "basah". Taman seperti ini bisa dibuat dengan menempatkan material seperti batu-batu alam, kerikil, koral sebagai pengganti rumput. Kemudian tempatkan tanaman dan dilengkapi lampu taman, maka jadilah sudah taman kering.

Tanaman yang tepat untuk taman kering, disarankan yang kuat dengan paparan banyak sinar matahari, tidak perlu rutin disiram setiap hari, dan memiliki kelembaban yang cukup. Seperti Aglonema, Diffen, Pandan Bali, Palem kuning, Anthurium, berbagai jenis kaktus dan lidah mertua.


"Storage", Sepele Tapi Penting




Pernahkah Anda mengamati, apa yang selalu ada dan sangat dibutuhkan dalam ruangan? Jawabannya adalah tempat penyimpanan atau storage. Keberadaan storage sangat penting agar ruangan tertata lebih rapi dan terorganisir.

Di dapur, untuk meletakkan peralatan dapur beserta perlengkapan makan yang bersih membutuhkankitchen cabinet. Untuk ruang kerja atau kamar tidur, baik di kamar utama maupun kamar anak, membutuhkan tempat penyimpanan, yang diwujudkan dengan lemari, kabinet, dan rak.

Ruang yang disebutkan di atas memang sangat membutuhkan tempat penyimpanan. ah, bBagaimana dengan ruang lainnya?

Di kamar mandi, agar kesan ruang menjadi rapi, maka berkembanglah desain vanities. Selain sebagai tempat menyimpan, area ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan berhias.

Untuk ruang tamu, berkembang pula yang disebut dengan desain coffee table, yang menjalankan fungsi sebagai meja sekaligus tempat penyimpanan. Lalu, bagaimana dengan rumah mungil dengan ukuran ruangnya yang terbatas?

Tak perlu risau, karena banyak hal kreatif bisa dilakukan. Anda bisa memanfaatkan area tangga dengan mengubah anak tangga menjadi rak-rak penyimpanan. Atau, di kamar tidur anak, Anda bisa membuat laci penyimpanan pengganti lemari pada bagian bawah tempat tidur.

Ya, penyimpanan artinya tak melulu berbentuk tertutup dengan pintu, seperti lemari atau kabinet. Memasang ambalan atau rak dengan memanfaatkan dinding bisa Anda terapkan untuk mewujudkan fungsi tersebut.


Aquaponic, Seni Berkebun Sambil Beternak Ikan




Buat Anda yang belum akrab dengan istilah ini, aquaponics merupakan campuran antara budidaya ikan atau peternakan ikan dan hidroponik atau budi daya tanaman dengan sedikit tanah dalam sistem tertutup yang berkelanjutan.

Aquaponics sama tuanya dengan alam itu sendiri. Menurut Sylvia Bernstein, penulis cara berkebun aquaponic di rumah, "Aquaponics benar-benar merupakan sistem sirkulasi lahan basah, sehingga sistem itu berjalan tepat di tepi danau kami."

Ia bercocok tanam tanpa tanah, menggunakan pupuk kimia yang larut dalam air, sebelum mengetahui ia bisa menggunakan air limbah dari ikan untuk menanam sayuran dan buah-buahan organik.

"Jujur, saya sangat skeptis dan sangat tidak percaya bahwa sesuatu yang sederhana, seperti limbah ikan, bisa menjadi pupuk yang lengkap. Jadi saya harus benar-benar melihat sistemnya dulu di ruang bawah tanah rumah teman. Tapi ketika saya sudah melihatnya, hal itu mengubah hidup saya," paparnya.

Itu terjadi tiga tahun lalu. Bernstein membangun sistem aquaponics pertamanya bersama anaknya yang berusia 15 tahun pada bantalan beton di luar rumahnya di Boulder, Colorado. Dalam rumah kacanya kini, ia terutama berternak ikan nila dan ikan forel - memberi mereka makan sekali sehari. Tidak ada rumput liar pada kebun aquaponicsnya, dan ia tidak perlu khawatir soal penyiraman. Tanaman tumbuh dalam wadah-wadah setinggi meja supaya mudah diurus.

Bernstein menuturkan lagi, "Baru saja, pagi ini, saya mencabut empat lobak dan sejumlah daun selada untuk makan siang. Dalam rumah kaca saya sekarang ini, saya menanam segala macam tanaman bumbu, tomat, dan paprika."

Menurut Berstein, semakin banyak orang di Amerika maupun di seluruh dunia berkebun aquaponics, dan menikmati hasilnya: pasokan makanan yang sehat, aman dan lezat sepanjang tahun. Internet membantu banyak orang yang berkebun aquaponic saling terhubung dan belajar.

James Godsil, yang ikut mendirikan Sweet Water Organic, kebun aquaponics komersial di Milwaukee, Wisconsin, tiga tahun lalu, mengatakan, "Aquaponics paling pas bagi kesehatan mental dan fisik seseorang.”

Tahun 2010 ia membantu mendirikan yayasan untuk mempromosikan cara baru dalam berkebun itu. "Yayasan Sweet Water didedikasikan untuk demokratisasi dan globalisasi informasi dan metodologi yang diperlukan dalam memajukan sistem produksi pangan, yang sangat ramah lingkungan ini, yang hanya menggunakan sekitar 10 persen air dari pertanian biasa, dan tidak menggunakan pestisida. Serba alami," papar Godsil lagi.

Menurut Godsil, kelebihan-kelebihan itu telah menjadi insentif dahsyat bagi orang-orang dari semua lapisan masyarakat yang sedang mempertimbangkan karir dalam aquaponics.

"Yayasan Sweet Water mungkin telah memiliki 500 pendukung, termasuk siswa-siswa sekolah, komunitas pensiunan insinyur, profesional, tokoh-tokoh sosial, guru dan seniman. Ada begitu banyak dewasa muda yang akan pensiun dan mencoba karier lain untuk 20 tahun ke depan," tambahnya.

Melalui kerjasama dan proyek bersama, Godsil membawa inspirasi itu ke luar perbatasan wilayah Amerika.

Ia mengatakan, "Saya diminta pergi ke Venezuela Maret ini. Saya bekerja sama dengan orang-orang yang punya proyek di Ekuador. Saya bekerja dengan orang-orang di Kongo, Uganda dan Tanzania."

Subra Mukherjee adalah sekretaris kelompok swasta di Kolkata, India.

Godsil menambahkan, "Kami sudah membentuk inisiatif aquaponics Indo-Amerika ini, dan kami bertujuan menjadikan aquaponics salah satu kegiatan ekonomi yang tumbuh paling cepat di India dalam 10 tahun."

Kelompok swasta itu bernama Masyarakat Teknologi Tepat Guna untuk Agribisnis Pedesaan, yang bermitra dengan Yayasan Sweet Water mengupayakan inisiatif tersebut di India.

Mukherjee menuturkan, “Kami bekerja di lokasi yang disebut Sunderbans, terletak di Bengali Barat. Masyarakat di sini sangat miskin dan kondisi tanahnya membuat tanaman tidak tumbuh. Jadi, saya yakin, teknologi seperti aquaponics ideal untuk situasi-situasi ini. Kita betul-betul bisa melakukannya di tengah-tengah wilayah kumuh di kota-kota. Jadi, ini contoh yang sangat baik bagi masyarakat perkotaan maupun pedesaan.”

Para advokat mengatakan, dengan naiknya harga bahan bakar dan pupuk, sementara pasokan air irigasi berkurang, aquaponics memberi alternatif berkelanjutan yang bisa membantu memberi makan penduduk dunia yang jumlahnya terus bertambah.


Cara Merawat Furnitur Rotan




Aneka jenis furnitur kini tersedia di pasaran. Namun, jika Anda ingin menghadirkan nuansa eksotis di rumah, maka furnitur rotan bisa menjadi pilihan. Seakan tak kalah dengan produk mebelair lainnya, desain produk furnitur rotan juga telah berkembang dan bervariasi. Karena itu, Anda tak perlu khawatir disebut ketinggalan mode.

Kini, produk mebelair rotan seperti sofa, meja, rak, dan kursi santai hadir dalam kombinasi dengan bahan lainnya. Ada yang dikombinasi dengan kayu, besi tempa, juga mendong untuk campuran anyamannya. Malah, untuk sofa juga dilengkapi dengan busa agar terasa lebih empuk, serta tambahan kaca untuk meja. Furnitur rotan memang memiliki keistimewaan tersendiri. Karena bobotnya tak terlalu berat, ia sangat mudah dipindah-pindah tergantung selera.

Namun, agar furnitur Anda terus terawat, ada sejumlah kiat yang bisa Anda lakukan:

Lap dengan kain basah


Perawatan mebelair dari rotan terbilang mudah. Perawatan rutin untuk menjaga furnitur rotan adalah melapnya dengan kain basah, minimal dua minggu sekali. Ini penting untuk membersihkan kotoran atau debu yang menempel pada permukaan furnitur rotan tersebut.

Cat ulang


Agar furnitur rotan Anda selalu tampak 'cling', tak ada salahnya Anda melakukan cat ulang. ''Ini bisa dilakukan empat atau lima tahun sekali,'' ungkap Jainuri. Pewarnaan produk rotan biasanya dilakukan dengan cat semprot atau celup. Biasanya, produk rotan ini diberi warna gambir (kemerahan), honey (kekuningan), dan natural. Umumnya zat warna yang dipakai adalah zat kimia. Setelah dicat, produk dari rotan ini kemudian dilapisi dengan melamik. Selain membuat permukaan furnitur rotan menjadi lebih mengkilat, melamik juga berguna untuk melindungi cat agar tak mudah pudar atau mengelupas.

Basmi rayap


Satu hal lagi yang perlu diperhatikan pada furnitur rotan adalah kemungkinan hadirnya sang musuh utama yaitu makhluk kecil sejenis rayap. Bila sudah diserang makhluk kecil ini, maka rotan bisa habis digerogoti. Namun, Anda tak perlu khawatir. ada trik tradisional untuk mengatasi serangan makhluk pemakan rotan ini. Kalau terlihat tanda-tanda ada serangan makhluk kecil itu, kita bisa bikin larutan yang terbuat dari campuran kapur barus dan minyak tanah. Lalu, larutan itu disemprotkan pada bagian rotan yang digerogoti rayap.


Jendela Cantik dengan "Planter Box"




Di tengah terbatasnya lahan, kehadiran planter box dapat menjadi alternatif cara menghijaukan rumah. Selama memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai media meletakkan tanaman, Anda bisa meletakkannya bisa di mana saja, baik di area halaman depan rumah, teras, jendela, atau halaman belakang rumah.

Planter box sebenarnya hanya sebuah pot, tempat meletakkan tanaman. Hanya saja, wadah ini memiliki bentuk cenderung kotak dan bersudut. Di rumah mungil, planter box paling sering diletakkan di sisi-sisi jendela rumah, baik itu di kanan, kiri, atau di bawah jendela.

Planter box tidak hanya dapat dibuat permanen, tetapi juga non-permanen. Hal ini sangat tergantung keinginan atau kebutuhan Anda, apakah ingin pot mudah dipindah-pindahkan atau cenderung ingin statis atau permanen tertanam di dalam dinding atau menyatu dengan dinding rumah Anda.

Tentu, jika tak ingin repot memindah-mindahkan pot karena bebannya yang berat, Anda lebih baik menggunakan planter box permanen. Namun, ada baiknya Anda merencanakan membuat planter boxpermanen sejak di awal pembuatan rumah, terutama jika membuat planter box tertanam di dinding. Hal ini agar Anda tak perlu lagi membongkar dinding setelah rumah telah jadi. Anda tentu membutuhkaneffort lebih besar, bukan?

Namun, jika dinding sudah terlanjur jadi, Anda dapat membuat pot di luar dinding permanen yang sudah ada. Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan sudut-sudut ruang yang masih bisa digunakan sebagai tempat meletakkan pot. Dinding pun berubah lebih cantik karenanya.


Sabtu, 17 Maret 2012

Menghilangkan Bekas Cat Pada Lantai Parket




Lantai parket memang cantik, namun bisa jadi masalah saat kita mengecat ulang ruangan. Berkas cat seringkali menempel dan susah dihilangkan. Berikut tips untuk membersihkannya.

Lantai parket kayu memang membuat sebuah ruangan terlihat ade dan elegan. Apalgi jika lantai tersebut mengkilap dengan efek glossy. Lantai parket pun mudah untuk dirawat. Hanya dengan membersihkan secara rutin, kecemerlangan lantai bisa tetap terlihat, malah seringkali semakin terlihat lebih keren.

Apa yang harus dilakukan jika lantai tersebut terkena noda cat? Berikut langkah antisipatif yang bisa Anda lakukan.
Usahakan untuk menggosok lantai dengan lap yang sedikit basah untuk menghilangkan sisa cat yang masih basah. Lalu lap kembali dengan lap kering sehingga yang tersisa hanya cat kering yang menempel.

Gunakan cutter untuk mengikis tipis cat secara perlahan hingga cat terkikis.Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak permukaan kayu, yang dikikis hanya bagian melamin pelapis kayunya.

Setelah cat hilang, gosok kembali lantai dengan menggunakan lap yang diberi alkohol. Gunakan pula sikat gigi bekas, jadi lakukan penggosokan dan penyikatan secara bergantian hingga lapisan melamin terlihat rata. Tunggu 30menit, lalu lap kembali lantai dengan lap bersih.

Tips Agar Cat Tidak Mudah Mengelupas




Mengapa dinding rumah yang baru dicat tetapi sudah mengelupas, padahal sudah memakai cat yang berkualitas?

Kasus mengelupasnya cat tembok atau flaking, memang sangat sering terjadi dan menyebabkan kejengkelan sehingga kadang-kadang, kita buru-buru menyalahkan penyebabnya karena cat yang kita beli, tanpa mencari sumbernya terlebih dulu.

Pengelupasan cat bisa terjadi karena kondisi dinding memang lembab, hal ini bisa terjadi karena rembesan air dari talang yang konstruksinya kurang baik, atau kondisi tembok yang bersebelahan dengan taman. Kandungan air tanah yang tinggi di taman akan merambat naik pada pori-pori dinding sehingga dinding selalu basah. Atau bisa juga karena proses pengerjaan dinding yang kurang baik.

Campuran semen dan pasir yang kurang pas atau proses pengeringan dinding yang belum cukup umur, sehingga tembok masih mengandung garam alkali yang tinggi. Jika ini terjadi memang cukup menyulitkan karena kita harus merenovasi ulang tembok rumah karena masalahnya sudah menyangkut konstruksi rumah.

Cat Mengelupas Tapi jika kondisi tembok sudah cukup baik, kemungkinan yang lain adalah pada saat proses pengecatannya :

  • Kondisi tembok baru mungkin belum benar-benar kering saat dicat.

  • Penggunaan dempul atau plamir dinding yang mutunya rendah, sehingga pada saat dicat, dempul atau plamir tersebut terangkat atau beberapa waktu kemudian.


  • Tidak menggunakan cat dasar / alkali primer atau cat dasar / alkali primer yang digunakan tidak sesuai dengan sistem pengecatan akhir.


  • Pengecatan pada permukaan yang mengandung debu, kotoron, atau minyak sehingga daya rekat cat menjadi berkurang.


  • Kebanyakan yang sering terjadi adalah pada saat mengecat ulang, lapisan cat lama tidak dikerok terlebih dahulu, sehingga lapisan cat lama yang daya lekatnya kurang, mudah tertarik atau terkelupas oleh lapisan cat baru yang mutunya lebih tinggi. Atau bisa juga pengecatan dilakukan diatas cat yang lama sudah mengapur, sehingga mudah mengelupas.

Setelah kita sudah tahu penyebabnya, maka solusi yang harus dilakukan adalah :

  • Memperbaiki sumber kebocoran, agar air tidak merembes ke dinding


  • Mengerok lapisan cat yang terkelupas sampai terlihat permukaan, kemudian bersihkan permukaan dari debu dan kotoran, baru kemudian melapisinya dengan cat dasar atau alkali primer, biarkan cat dasar tersebut mengering secara sempurna.


  • Gunakan cat tembok dengan kualitas yang baik dimana daya rekat dan elastisitasnya baik, sehingga daya tahannya lebih lama dan tidak perlu terus-menerus mengulang pengecatan. Gunakan cat tembok yang mengandung acrylic terutama untuk dinding luar. Dalam pengecatan biarkanlah lapisan awal mengering sempurna baru aplikasikan lapisan yang kedua dan seterusnya.


  • Menggunakan cat tembok dengan kualitas rendah memang harganya murah, tetapi jika dibandingkan dengan penggunaan cat tembok bermutu tinggi, maka selain daya rekatnya lebih baik, daya sebarnya lebih luas dan warnanya tidak mudah pudar serta tidak mengelupas asal diaplikasikan dengan cara yang benar.

Mudah-mudahan informasi ini membuat kita jadi mengerti mengenai beberapa penyebab timbulnya kasus cat mengelupas dan solusinya.

Sumber : Dulux

Tips Konstruksi Rumah Hemat



Struktur memiliki pengaruh signifikan terhadap anggaran biaya pembangunan rumah. Terkadang, pembuatan struktur memakan 40 - 50 persen dari total biaya. Untuk menyiasati biaya mahal ini, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

Ukuran rumah


Pastikan ukuran rumah Anda merupakan angka genap atau kelipatan angka panjang bahan material. Untuk baja, ukurannya 3 meter, 6 meter, 9 meter adalah angka ideal. Untuk beton, kelipatan 4 meter merupakan angka yang efektif.

Bentuk rumah


Bentuk denah kotak atau persegi panjang yang jauh lebih murah dan efisien ketimbang segitiga atau bentuk bersudut lainnya. Dari sisi material bangunan, bentuk melengkung biasanya menyisakan bahan material cukup banyak.

Lahan rumah


Lokasi juga mempengaruhi besar biaya struktur dan konstruksi. Memilih lahan dengan kemiringan yang cukup curam akan menambah biaya perataan rumah.

Kondisi cuaca dan iklim


Perhatikan pula bentuk struktur dan kosntruksi rumah tradisional setempat. Biasanya rumah vernakular sudah mengalami proses trial and error sehingga diperoleh desain yang paling sesuai dengan kondisi alam.

Sumber daya manusia


Jika Anda ingin membangun rumah murah, carilah tukang atau mandor handal. Terlebih bila Anda tak memiliki banyak waktu untuk mengawasi pembangunan. Mungkin upah mereka sedikit lebih mahal, namun biaya pembangunan jadi tidak membengkak.

Gunakan material lokal


Cara lain untuk mengurangi biaya pembangunan rumah adalah dengan menggunakan bahan bangunan sederhana namun bermutu. Beberapa material alternatif lokal dapat dipakai, selain menghemat energi juga tersedia banyak di sekitar hunian tempat tinggal. Contoh material lokal seperti bambu, batu bata, kayu, dan kayu kelapa.

Material alternatif


Selain material bangunan pada umumnya, sekarang ini ditemukan teknologi bahan alternatif yang lebih efektif. Material tersebut seperti semen mortar, beton aerasi, kertas, styrofoam (EPS Sandwich Panel), Fiber Semen, dan kotainer.

Sumber: Seri Rumah Ide Rumah Murah, Imelda Akmal Architecture Writer Studio, Gramedia Pustaka Utama

Ingin Memasang Wallpaper? Simak Dulu Caranya




Sebagian orang mungkin lebih menyukai dinding rumahnya tampil apa adanya. Tapi tak sedikit orang yang lebih suka jika hamparan dinding itu dilapisi wallpaper. Ya, tiap orang memang punya selera masing-masing. Bagaimana dengan Anda?

Jika Anda memilih wallpaper sebagai sarana untuk menutup dinding, beberapa tips berikut mungkin bisa membantu Anda. Setidaknya dengan tips ini, Anda tidak akan 'salah jalan' ketika akan memasang atau menambal wallpaper.

Memasang wallpaper memang butuh persiapan. Salah satu yang perlu Anda persiapkan adalah permukaan dinding tempat wallpaper akan dipasang. Meski tampak sepele, mempersiapkan dinding sangatlah penting. Sebab jika tak Anda lakukan, bisa dipastikan wallpaper yang Anda pasang tidak memuaskan. Bisa saja torehan, lubang, ataupun permukaan dinding yang tidak rata akan terlihat jelas.

Anda cukup beruntung jika dinding yang akan dilapisi wallpaper kondisinya baik. Dengan begitu, Anda bisa menghemat waktu dan tenaga. Walau kondisi dinding sudah bagus, sebaiknya basuh terlebih dulu area yang akan dipasangi wallpaper dengan deterjen dan biarkan mengering.

Namun, jika cat dinding Anda sudah mulai terkelupas, kikislah sekalian cat itu lalu bersihkan dengan air. Kemudian tutuplah permukaan dinding dengan sealer atau wallpaper sizing. Sementara untuk dinding yang teksturnya tidak sempurna, bersihkan permukaan dinding terlebih dahulu. Setelah itu, mulailah mengamplasnya. Jika sudah selesai, lapisi dinding dengan lining paper. Lining paper adalah kertas putih sejenis wallpaper yang tidak memiliki motif.

Torehan, retakan, dan dinding langit-langit yang rapuh memerlukan tindakan koreksi. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan yaitu: memperbaiki permukaannya, atau gunakan lining paper. Jika lining paper jadi pilihan, pasanglah sesuai ukuran yang dibutuhkan.

Tak cuma memasang wallpaper baru. Suatu saat Anda pun mungkin perlu melakukan penambalan jika wallpaper Anda mengalami sedikit masalah. Berikut ini adalah tips praktis menambal wallpaper.

Jika wallpaper Anda rusak di beberapa tempat, maka sobeklah (dengan rapi) area yang rusak itu lalu tambal.

Perhatikan pula permukaan dinding di balik wallpaper yang rusak itu. Jika lapisan dinding terlihat tidak rata, ratakan dengan sedikit semen lalu amplaslah. Atau jika permukaan dinding tampak kotor, bersihkan dulu kotoran dan debu yang menempel, barulah wallpaper baru dipasang.

Jika bagian pinggir wallpaper pada dinding rumah Anda tampak menggelembung atau 'keriting', rapikan ia dengan perekat khusus wallpaper. Untuk hasil terbaik, balurkan lem pada permukaan dinding, juga bagian bawah wallpaper.


Jangan Sembarangan Mewarnai Rumah, Simak Delapan Tipsnya




Mewarnai rumah ternyata tidak sesederhana yang kita kira. Salah warna, dampaknya akan berbeda. Berikut adalah tips dari desainer interior David Bromstad:

Pilih furnitur dengan warna netral 


Bila Anda mencari cara murah untuk memperbarui penampilan ruangan, pilihlah furnitur besar dengan warna yang netral. Sang perabot akan memudahkan Anda untuk mengubah warna cat, sarung bantal, gorden, dan aksesori lainnya.

Aksesori sebagai inspirasi warna
Jadikan permadani, bantal kursi, pajangan lain yang menjadi favorit Anda sebagai inspirasi warna. Ambil warnanya sebagai pilihan cat dinding, kain gorden, dan hiasan tambahan untuk ruangan yang sama.

Izinkanlah perasaan Anda jadi pemandu


Bila Anda tipe orang yang emosional, pilih warna yang mencerminkan suasana hati Anda. Warna-warna ‘panas’ seperti merah dan oranye akan memberi semangat Anda untuk menjalani hari-hari yang sibuk. Warna ‘dingin’ seperti hijau dan biru akan membuat Anda santai dan tenang. Untuk mendapatkan penampilan formal, pilihlan warna yang sangat kontras seperti cokelat tua dan perak.

Cat sampel


Bila Anda ragu memilih warna dinding, gunakan cat sampel di dinding dengan beberapa warna. Biarkan beberapa hari untuk melihat perbedaan dampaknya terhadap perubahan cahaya.

Aksen tertentu


Satu aksen berwarna tertentu di dinding akan menjadi focal point ruangan. Dampaknya, memberi sentuhan beda tanpa harus menyapu satu warna tersebut untuk seluruh ruangan.

Ulangi satu atau beberapa warna
Buatlah aliran warna di seluruh ruangan dengan mengulangi satu warna atau beberapa warna dari satu ruang ke ruang berikutnya. Misalnya, dinding ruang keluarga berwarna biru, gunakan aksen kaca biru di ruang sebelahnya.

Aksen kecil


Ulangi warna dari satu dinding yang menjadi pusat dari ruangan dengan aksen-aksen kecil di seluruh ruangan yang bisa membuat seluruh ruangan menjadi satu. Upayakan menyebar warna itu dalam porsi kecil di dinding lain seperti hiasan di meja konsul yang merapat di dinding tersebut.

Tambahkan aksesori seperti bantal


Bila rampung menebar warna di ruangan namun Anda masih merasa ada yang kurang, cobalah saran ini. Tambahkan bantal, bingkai lukisan atau foto, aksen kaca berwarna hitam. Tujuannya untuk menguatkan warna-warna lain di dalam ruangan itu.

Pilih rentangan warna cokelat


Bila Anda kesulitan memilih warna untuk ruangan Anda, cara amannya adalah pilihlah rentangan warna cokelat. Letakkan sesuatu di dalam ruangan itu sebuah benda tambahan berukuran besar dengan warna yang berani. 


Sumber :http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/hobi/12/02/20/lzoivn-jangan-sembarangan-mewarnai-rumah-simak-delapan-tipsnya