Tampilkan postingan dengan label Lansekap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lansekap. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 November 2012

7 Tanaman Pagar yang Menghijaukan



Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal, tidak semestinya demikian, karena dengan lahan terbatas, mengapa tidak membuat tanaman di rumah yang memiliki fungsi ganda?

Mengakali keterbatasan lahan dengan "menghijaukan" pagar rumah, misalnya. Namun, jangan sampai Anda memilih tanaman yang salah atau kurang cocok untuk dijadikan tanaman pagar. Berikut ini tujuh tanaman yang dapat Anda manfaatkan untuk menghias pagar atau malah betul-betul dijadikan pagar rumah:

1. Pohon bambu

Ini adalah salah satu tanaman "serba guna" yang dapat Anda temukan dengan mudah. Bambu dapat ditanam sebagai tanaman indoor dengan kondisi pencahayaan minim, bahkan tanpa tanah. Bahkan, varietas bambu yang lebih besar dapat Anda gunakan sebagai pagar yang kuat.

2. Japanese Holly

Tanaman ini memiliki karakteristik yang cocok untuk menjadi pagar rumah Anda. Japanese Holly memiliki batang berduri dan cukup tinggi.

3. English Ivy

Tanaman ini cukup sulit ditemukan di Indonesia. Namun, tanaman yang seringkali Anda temui di tembok kastil-kastil ini tumbuh dengan cepat dan mampu menutupi seluruh pagar. English Ivy kerap disebut-sebut sebagai tanaman yang baik untuk penderita asma dan orang-orang yang memiliki alergi debu.

4. American Holly

Tanaman ini masih "bersaudara" dengan Japanese Holly. Walaupun tidak setinggi Japanese Holly, American Holly masih menjadi pilihan lantaran kemampuannya menutup pemandangan dengan dedaunannya yang lebat. Hal perlu diingat dari tanaman ini adalah memangkasnya secara teratur.

5. Pakis

Semakin banyak tanaman pakis, semakin banyak pula dedaunan yang menutup rumah Anda. Jika tertarik dengan jenis ini, pilih saja pakis Boston untuk ditanam di atas pagar beton Anda. Ini akan memberikan sentuhan hijau bagi rumah Anda.

6. Clementis

Jika tertarik untuk memberikan sedikit warna pada pagar, Anda bisa mencoba menanam Clementis. Buatlah pagar kayu dan biarkanlah tanaman ini merambat bersama bunganya yang keunguan.

7. Pohon cedar

Pohon yang tinggi dan termasuk pohon jarum ini dapat menjadi pagar untuk rumah. Namun, Anda harus punya kesabaran tinggi untuk merawatnya karena dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menumbuhkan pohon Cedar dewasa. Jika tertarik, pohon ini cocok sebagai pagar vila atau rumah-rumah besar.

Taman Mungil dalam Rumah





Lahan sempit bukan alasan untuk tidak bercocok tanam. Memang, pada kenyataannya, mencari lahan luas di kota-kota besar saat ini sudah tergolong sulit. Jika ingin bersikeras tinggal di kota, artinya Anda juga harus mampu berimprovisasi dengan keadaan.

Ada banyak keuntungan memiliki tanaman hias di pekarangan maupun di dalam rumah. Salah satu manfaat utama tanaman hias ini tentunya memberikan keindahan tambahan bagi rumah. Berikut ini beberapa inspirasi bagi Anda yang masih menggunakan alasan lahan sempit untuk tidak bercocok tanam.

Tanaman gantung

Untuk mulai menanam di dalam rumah, Anda bisa mencoba menggantung tanaman-tanaman Anda. Alih-alih menggantung dengan cara konvensional, cobalah menggantung terbalik bunga anggrek Anda dengan wadah yang disediakan oleh Fireescapefarms.com ini. Dengan sistem yang unik, pot terbalik ini akan menyediakan air untuk kebutuhan akar tanaman dengan jumlah tepat.

Agar memperoleh hasil terbaik, pastikan Anda menaruhnya di daerah yang terkena sinar matahari.

Tanaman merambat

Siapa bilang tanaman merambat hanya ada di dinding-dinding kastil? Gunakan tanaman merambat sebagai aksen cantik nan hijau di dalam rumah Anda.

Sayur dalam botol

Cara lain untuk mempercantik rumah Anda adalah dengan menanam sayuran di dalam botol. Cara ini memang bukan dimaksudkan untuk bercocok tanam. Ia hanya memberikan sedikit nuansa hijau bagi rumah Anda.

Caranya, masukkan sayur-sayuran dengan warna-warni terang, seperti wortel dan lobak dalam botol kaca yang telah diisi air. Jangan lupa memberikan sedikit gula agar sayuran tampak segar lebih lama.


Sumber : http://properti.kompas.com/read/2012/10/16/16574220/Kreasi.Taman.Mungil.dalam.Rumah

Tetap Hijau dengan Lahan Tanpa Tanah



Halaman tanpa tanah, disemen, atau memakai conblock bisa juga menjadi taman hijau. Solusinya, Anda bisa menempatkan tanaman dalam pot yang ditata dengan indah.

Memiliki halaman yang minim terpapar sinar matahari sering kali tidak cocok untuk ditanami rumput atau tanaman perdu. Salah satu alternatifnya yaitu dengan cara memplester lantai tersebut atau memakai conblock.

Namun, jangan menjadikan hal itu sebagai halangan untuk memperoleh taman indah dan penuh pepohonan hijau. Tanaman dalam pot bisa jadi salah satu solusi. Perkembangan tanaman pun mudah diatur dan lahan tetap bersih.

Anda bisa menempatkan puluhan jenis tanaman di dalam pot. Pot-pot tersebut tidak hanya dijajarkan di conblock, tetapi juga ditempatkan dalam rak-rak besi, ditempelkan di dinding, atau digantung.

Tak perlu menggunakan pot-pot mahal, cukup pot plastik warna hitam atau kreasi Anda sendiri. Selain pot-pot ini harus senantiasa dibersihkan, perawatan tanaman pun harus rutin dilakukan agar tak banyak daun dan ranting menguning.

Anda juga perlu menyiapkan rak-rak besi agar penempatan pot variatif. Tak ketinggalan rangka besi untuk menempelkan dan menggantungkan pot.

Sumber : http://properti.kompas.com/read/2012/10/31/19065225/Tetap.Hijau.dengan.Lahan.Tanpa.Tanah

Rabu, 22 Agustus 2012

Terapi Aroma di Pekarangan Rumah Anda

Terapi aroma telah terbukti mampu membawa kesehatan fisik dan psikis. Untuk mendapat faedah aroma terapi, Anda tidak perlu datang ke spa atau salon kecantikan, cukup dengan menanam tumbuhan tertentu di pekarangan rumah.

Lahan yang diperlukan pun tidak perlu luas. Dengan memanfaatkan sudut taman, terapi aroma dapat dihadirkan. Wewangian dapat dihasilkan dari jenis semak, rumput, pohon, sayur, rempah-rempah, hingga harum bunga yang sedang mekar.

Untuk memperoleh terapi aroma bunga, pilihlah jenis tanaman sesuai iklim dan tempatkan di tempat yang kondusif untuk pertumbuhan bunganya. Berikut ini beberapa jenis bunga yang umum digunakan sebagai terapi aroma.

Mawar


Beragam jenis mawar mudah dijumpai di sekitar kita. Warna yang beragam dapat menyemarakkan taman dan menghadirkan suasana romantis sekaligus feminis.

Aroma mawar berkhasiat sebagai anti depresi, anti kuman dan bakteri, meringankan kejang-kejang dan kram pada otot, meningkatkan gairah seks, melancarkan siklus menstruasi, meningkatkan kinerja liver, menstimulasi kinerja sistem syaraf, dan menguatkan kandungan.

Melati


 
Jenis melati cukup banyak, salah satunya adalah melati tumpuk atau melati keraton. Wangi melati jenis ini sangat khas dan semakin tajam pada malam hari. Ini yang membuat suku Indian menjulukinya "Queen of The Night".

Khasiat aroma melati ini dapat mengurangi sakit atau nyeri, anti despresi, anti radang, pengontrol kuman dan bakteri, penenang, menstimulasi kerja syaraf, mengurangi pegal dan kram, menambah nafsu seks, dan dapat menambah produksi ASI bagi ibu-ibu setelah melahirkan.

Kenanga
 
Kenanga merupakan tanaman asli Indonesia yang berbunga sepanjang tahun. Aroma kenanga mampu mengatasi depresi, memberikan efek menenangkan, anti bakteri dan kuman, mengurangi keinginan seksual, dan menurunkan tekanan darah.

Salvia 
 
Nama Salvia berasal dari bahasa Latin, salvare yang berarti ‘untuk menyembuhkan’. Salvia memiliki beragam jenis dengan bunga berwarna ungu kebiruan hingga merah muda keputihan. Banyak yang keliru menyebut salvia ungu sebagai lavender, karena bentuk bunganya yang serupa.

Khasiat utama aroma Salvia adalah anti depresi, anti kuman dan bakteri, meningkatkan gairah seksual, meringankan sakit perut, melancarkan pencernaan makanan, membantu siklus menstruasi, mengurangi tekanan darah, memperbaiki kinerja sistem saraf, serta menguatkan dan menyegarkan tubuh.

Sedap Malam 
 
Jenis bunga ini memiliki wangi yang khas dan dapat memberikan efek tenang dan meningkatkan daya tahan tubuh. Dapat digunakan sebagai anti depresi, memberikan efek hipnotis, membuat rasa kantuk, dan memberikan kesan sensual.

Sumber : http://www.rumah.com/berita-properti/2012/7/1286/terapi-aroma-di-pekarangan-rumah-anda

Minggu, 12 Agustus 2012

Tanaman Hidroponik, Bercocok Tanam di Lahan Sempit




Ingin Berkebun, Tapi Lahannya Terbatas. Pernah Mendengar Sistem Hidroponik. Selain Tidak Perlu Berkotor-Kotor Dengan Tanah, Produksi Tanaman Pun Bisa Lebih Tinggi. Di Zaman Yang Serba Modern Ini Bertanam Tak Lagi Harus Menggunakan Tanah. Berbagai Metode Bercocok Tanam Bisa Digunakan Bagi Yang Ingin Menekuninya. Salah Satunya Adalah Bertanam Secara Hidroponik.

Berasal dari bahasa Yunani, Hydroponic, dimana hydro berarti air dan ponous berarti kerja. Hidroponik (latin; hydro = air; ponos = kerja) adalah suatu metode bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan dengan menggunakan larutan mineral bernutrisi atau bahan lainnya yang mengandung unsur hara seperti sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan batu bata, serbuk kayu, dan lain-lain sebagai pengganti media tanah.Tanaman hidroponik bisa dilakukan secara kecil-kecilan di rumah sebagai suatu hobi ataupun secara besarbesaran dengan tujuan komersial.

Media Tanam Hidroponik

 

Secara general ada 2 macam type media tanam hidroponik yaitu media tanam padat maupun cair dan media tanam organik maupun anorganic.

Media-media itu antara lain :

  • Kultur Air (menggunakan air),
  • Kultur Pasir (menggunakan pasir),
  • Kultur Kerikil (menggunakan kerikil, Batu apung, Batu karang, Batu bata ),
  • Vermikulaponik (menggunakan serbuk gergaji, tanah gambut dan arang sekam),
  • Rockwool Culture, (menggunakan rockwoll atau spon),
  • Aeroponik (menggunakan air bernutrisi yang dikabutkan dan disemprotkan langsung ke akar tanaman).
Sedang tanaman yang bisa ditanam di media tanam hidroponik adalah golongan tanaman hortikultura, meliputi : tanaman sayur, tanamanbuah, tanaman hias, pertamanan, dan tanaman obat-obatan. Pada hakekatnya berlaku untuk semua jenis tanaman baik tahunan, biennial, maupun annual. Tapi paling lazim adalah umumnya merupakan tanaman annual (semusim). Hampir semua tanaman sebenarnya bisa dibudidayakan dengan sistem hidroponik, mulai dari bunga, (misalnya : krisan, gerberra, anggrek, kaladium, kaktus ), sayur - sayuran ( selada, sawi, pakchoi, tomat, wortel, asparagus, brokoli, cabai, seledri, bawang merah, bawang putih, bawang daun, terong ), buah-buahan ( melon, tomat, mentimun, semangka, strawberi, paprika ) dan juga umbi-umbian.

 

“Yang penting media tersebut bersih, bisa menyimpan air sementara, porus, bebas dari unsur hara. Karena media tersebut harus dapat berfungsi sebagai tempat menyimpan air nutrisi sementara dan tempat berpijak akar, untuk kebutuhan unsur hara disuplai dari air nutrisi yang disiramkan.”

KEUNTUNGAN

 

  • Ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida atau obat hama yang dapat merusak tanah, menggunakan air hanya 1/20 dari tanaman biasa, dan mengurangi CO2 karena tidak perlu menggunakan kendaraan atau mesin.
  • Tanaman ini tidak merusak tanah karena tidak menggunakan media tanah dan juga tidak membutuhkan tempat yang luas.
  • Bisa memeriksa akar tanaman secara periodik untuk memastikan pertumbuhannya - Pemakaian air lebih efisien karena penyiraman air tidak perlu dilakukan setiap hari sebab media larutan mineral yang dipergunakan selalu tertampung di dalam wadah yang dipakai.
  • Hasil tanaman bisa dimakan secara keseluruhan termasuk akar karena terbebas dari kotoran dan hama - L ebih hemat karena tidak perlu menyiramkan air setiap hari, tidak membutuhkan lahan yang banyak, media tanaman bisa dibuat secara bertingkat.
  • Pertumbuhan tanaman lebih cepat dan kualitas hasil tanaman dapat terjaga.
  • Bisa menghemat pemakaian pupuk tanaman.
  • Tidak perlu banyak tenaga kerja.
  • Lingkungan kerja lebih bersih.
  • Tidak ada masalah hama dan penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri, kulat dan cacing nematod yang banyak terdapat dalam tanah.
  • Dapat ditanam di mana saja bahkan di garasi dan tanah yang berbatu.
  • Dapat ditanam kapan saja karena tidak mengenal musim
Dasar Teknik Hidroponik

 

Dalam upaya memproduksi tanaman atau makanan secara hidroponik, diperlukan beberapa peralatan dasar agar tanaman dapat tumbuh dengan baik seperti daerah perakaran harus memperoleh cukup udara, air dan unsur hara atau nutrisi, sehingga dapat menghasilkan tanaman dan makanan yang berkualitas. Antara lain :
  • Tempat tumbuh tanaman, seperti bak atau kolam penampung, pot, dan bedengan. Diusahakan agar tempat tumbuh tanaman dijaga kebersihannya secara berkala dengan membersihkan dan menghilangkan tumbuhan atau tanaman lain yang tidak diinginkan (terutama dalam bedengan atau kolam penampung).
  • Aerator Alat ini dipakai untuk tercukupinya oksigen untuk pertukaran udara dalam daerah perakaran. Kekurangan oksigen akan mengganggu penyerapan air dan nutrisi oleh akar dan respirasi.
  • Larutan Nutrisi. Larutan nutrisi sebagai sumber pasokan air dan mineral nutrisi merupakan faktor penting untuk pertumbuhan dan kualitas hasil tanaman hidroponik, sehingga harus tepat dari segi jumlah, komposisi ion nutrisi dan suhu. Unsur hara ini dibagi dua, yaitu unsur makro (C, H, O, N, P, S, K, Ca, dan Mg) dan mikro ( B, Cl, Cu, Fe, Mn, Mo, dan Zn).
Pada umumnya kualitas larutan nutrisi ini diketahui dengan mengukur electrical conductivity (EC) larutan tersebut. Semakin tinggi konsentrasi larutan semakin tinggi arus listrik yang dihantarkan (karena pekatnya kandungan garam dan akumulasi ion mempengaruhi kemampuan untuk menghantarkan listrik larutan nutrisi tersebut). Larutan nutrisi dapat dibuat sendiri dengan melarutkan pupuk yang diramu khusus untuk tanaman hidroponik atau membeli pupuk hidroponik secara komersial.

Prospek Usaha Tanaman Hidroponik

 

Bob Sadino adalah orang yang dapat dianggap sebagai orang pertama yang memperkenalkan sistem bercocok tanam sayur hidroponik di Indonesia. Sayuran hidroponik mulai diperkenalkan oleh Bob Sadino di supermarket KemChick pada sekitar tahun 1990. Saat ini, sayur hydroponik dapat dibeli di beberapa supermarket terkenal. Harga sayur hidroponik dipasang dengan 4 hingga 5 kali lebih mahal daripada harga sayur biasa di pasar tradisional. Namun, karena sayuran hidroponik terbebas dari pemakaian pestisida, proses tanam hingga panen yang berhigenitas tinggi, lebih segar, dan packaging yang lebih baik, sehingga sayuran hidroponik yang dijual di beberapa supermarket selalu cepat terjual habis. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan gerakan vegan atau vegetarian dalam mengatasi permasalahan pemanasan global, tentunya permintaan sayuran dan buah-buahan yang berasal dari proses yang ramah lingkungan akan menjadi permintaan utama dalam daftar konsumsi mereka.Karena terbatasnya persediaan, dan makin tingginya permintaan sayuran jenis hidroponik ini sehingga peluang bisnis yang ramah lingkungan ini cukup baik untuk digeluti oleh para pengusaha dalam skala yang besar, termasuk peluang ekspor ke pasar negara tetangga yang permintaannya sangat tinggi, seperti Singapura dan Malaysia.

Dari beberapa referensi yang diperoleh, biaya investasi untuk penanaman hidroponik secara komersial dengan skala kecil untuk luas tanah sekitar 100 m2 sekitar Rp 150 juta untuk pembuatan bak tanaman, bak penampung air, pipa saluran air, media , cairan larutan, dan bibit tanaman. Pengembalian investasinya sekitar Rp 500 juta hingga Rp 750 juta per tahun. Suatu peluang usaha yang pantas untuk digeluti.

RUMAH KACA

Bangunan untuk produksi tanaman umum disebut greenhouse atau rumah kaca atau rumah tanaman; istilah terakhir muncul sejak pembangunan greenhouse tidak lagi menggunakan kaca, tetapi juga plastik dan fiberglass dengan alasan teknis maupun ekonomis. Rumah kaca umumnya dibangun di wilayah subtropis dan wilayah dengan empat musim. Bangunan ini dperlukan agar kegiatan bercocok tanam dapat dilakukan ketika temperatur cuaca mematikan bagi tanaman pertanian. Dengan rumah kaca, tanaman yang di dalamnya terlindungi dari temperatur lingkungan serta mendapatkan temperatur yang cukup untuk pertumbuhannya. Hal ini dikarenakan cahaya matahari masih dapat menembus atap dan dinding rumah kaca, sedangkan panas yang dihasilkan dari elemen-elemen di dalam rumah kaca sulit keluar dan terperangkap di dalam sehingga temperatur di dalam rumah kaca menumpuk dan mengimbangi temperatur dingin di luar sehingga memungkinkan bagi tanaman untuk hidup. Tetapi, efek rumah kaca tidak dapat diterapkan di wilayah tropis karena temperatur yang meningkat akan mematikan tanaman yang didalamnya, mengingat bahwa temperatur lingkungan di wilayah tropis sudah cukup untuk pertumbuhan tanaman. Greenhouse yang dibangun di wilayah tropis umumnya tidak melindungi tanaman dari temperatur udara luar. Hal ini karena konstruksi tembok yang tidak kedap udara dan atap yang berventilasi, memungkinkan udara panas naik dan keluar dari greenhouse. Namun greenhouse ini dapat melindungi tanaman dari hujan dan serangan hama.

Green Wall




Green wall atau dinding hijau sekarang ini telah menjadi trend sebagai elemen eksterior bahkan untuk interior. Seiring dengan perkembangan isu pemanasan global, gerakan penghijauan semakin gencar untuk disosialisasikan. Gedung dan rumah yang memiliki KDB (Koefisien Dasar Bangunan) yang hampir 100% menutupi lahan disarankan untuk menyiasatinya dengan membuat roof top garden (taman diatap bangunan) dan green wall agar kontribusi lahan terhadap penghijauan tidak sampai hilang.

Jenis tanaman yang dapat dijadikan green wall adalah tanaman merambat. Untuk eksterior, tanaman merambat ini sangat efisien menutupi bidang dinding. Daunnya yang rapat dapat menutupi pori-pori dinding sehingga panas matahari yang mengenai dinding dapat diredam. Menurut penelitian di Jepang keberadaan rooftop garden dan green wall ini dapat menurunkan suhu lokal sampai 2 derajat celcius! Green wall menjadi sangat menarik dalam interior karena dapat meredam ‘keras’nya ruangan sehingga terasa sejuk dan alami serta menyegarkan pandangan.

Berikut ini tips Membuat Green Wall untuk interior


  • Syarat mutlak, pastikan ruangan yang digunakan mempunyai sirkulasi udara yang lancar dari dan keluar ruangan.
  • Pilih bidang dinding yang akan di jadikan Green wall, buat pattern tempat tumbuhan merambat dari jalinan kawat, besi atau kayu.
  • Buat pot tanaman dibawah dinding sebagai media tanam tumbuhan, isi tanah yang mengandung kadar air dan hara yang cukup. Tingkat keasaman tanah yang cocok adalah PH 7
  • Contoh tanaman merambat antara lain seperti Dollar plant, Sirih (Piper Helix), Ivy (Hedera Helix) dan lain-lain. Tanam dengan jarak 20 cm untuk yang berdaun kecil dan jarak 50 cm untuk yang berdaun lebar.
  • Beri pupuk kandang serta siram sekali sehari.
  • Beri penerangan lampu downlight untuk mengekspose tekstur daun.

Macam Macam Rumput




Rumput memang penutup tanah paling ideal karena dengan adanya hamparan rumput pada sisa lahan membuat bangunan rumah tampak lebih sejuk dan asri. Semua jenis rumput masuk dalam famili tumbuhan yang disebut GRAMINAE.
ada 600 genus yang terdiri ± 7500 jenis masuk dalam famili ini. Dalam tiap jenis rumput ternyata mempunyai varietas-varietas yang masih beragam. Bahkan sekarang telah dikembangkan rumput untuk futsal. Terdapat dua kelompok besar yaitu rumput daerah panas dan daerah dingin. Rumput daerah panas tumbuh paling baik pada suhu 27° hingga 35° C, untuk daerah dingin pertumbuhan paling bagus di suhu 15° C hingga 24° C. Yang paling popular rumput daerah panas yaitu
a. Bermuda grass (Cynodon L.C. Rich)
b. Zoysiagrass (Zoysia Willd)
c. Carpetgrass (Axonopus Beauv).

BERMUDA GRASS



Rumput bermuda sebenarnya tumbuh liar di Indonesia dan lebih dikenal dengan nama rumput grinting. Rumput bermuda memiliki 10 spesies, ada yang biasa yaitu Cynodon dactylon dan ada yang hibrida yaitu Cynodon magennisii. Varietasnya sangat banyak dan beragam, seperti Everglades, Midway Pee Dee, Royal Cape, Texturf 10, Tifdwarf, Tiffine, Tiffgreen, Tiflawn, \ Tifway dan U‑3. Tifway, Tiffine, Tifgreen dan Tifdwarf sangat populer di Indonesia. Keempat varietas ini merupakan hibrida turunan pertama (F1) antara C dactylon dengan C transvaalensis. Keempat varietas ini diperbanyak secara vegetatif dengan stolon, tidak bisa dengan benih. Varietas C dactylon yang dapat diperbanyak dengan benih dan tersedia secara komersial di pasaran adalah Guymon, New Mex Sahara, Sonesta, Cheyene, Sundevil. dan Arizona Common.

ZOYSIA GRASS

Rumput Zoysia terdapat lima spesies, namun tiga yang banyak digunakan untuk lansekap, terutama untuk lapangan golf. Yang terkenal adalah rumput jepang (Zoysia japonica) dan rumput manila atau rumput peking (Zoysia matrella). Spesies ini dibedakan berdasarkan kecepatan pertumbuhan, tekstur dan toleransinya tumbuh pada suhu rendah. Rumput jepang tumbuh lambat, bertekstur sedang dan toleran terhadap suhu rendah. Varietasnya yang paling banyak ditanam adalah Meyer. Varietas Emerald yang merupakan hasil perkawinan antara Z japonica dengan Z. Tenuifolia sangat rapat, berwarna hijau tua dan membentuk hamparan yang indah.

CARPETGRASS



Rumput ini memiliki kurang lebih 70 spesies, namun hanya dua yang banyak digunakan yaitu Axonopus compressus dan Axonopus affinis. Rumput jenis ini seperti rumput gajah, rumput gajah mini dan rumput gajah mini varigata. Rumput ini bertekstur kasar, tumbuh rendah, berwarna hijau muda, dan beradaptasi dengan iklim tropis. Sedangkan yang popular rumput untu daerah dingin antara lain
a. Fescuegrass (Festuca L),
b. Bluegrass (Poa L.)
c. Bentgrass (Agrotis L).

FESCUEGRASS

Rumput jenis ini memiliki sekitar 100 jenis atau spesies dan didalam genus Fes- tuca ada enam jenis yang biasa digunakan terutama untuk lapangan golf di Negaranegara beriklim dingin.

BLUEGRASS

Rumput jenis ini mempunyai lebih dari 200 spesies. Yang umum ditanam adalah Kentucky bluegrass (Poa pratensis) dan Canada Bluegrass (Poa compressus).Ciri dari rumput ini adalah ujung daunnya yang berbentuk seperti perahu dan terdapat garis terang sejajar dikedua sisi pembuluh pusat helai daun. Ragam varietas rumput ini seperti Brunswick, A-34 dan Baron. Perbedaannya pada warna, tekstur, kerapatan, toleransi terhadap pemangkasan pendek, ketahanan terhadap hama penyakit, dan parameter lainnya. Pada daerah beriklim sedang/dingin atau di dataran tinggi tropis, rumput ini banyak ditanam untuk lapangan atletik, taman dan lapangan golf (kecuali green) termasuk untuk rumput futsal.

BENTGRASS

Rumput ini memliki kurang lebih 125 spesies yang tersebar di negaranegara beriklim sedang dan dataran tinggi negara tropis. Yang umum dipakai untuk lapangan golf seperti creeping bentgrass (Agrostis palustris, A. stolonifera). Spesies ini bertekstur halus. Varietas yang popular di Amerika adalah Washington (C-50), Toronto (C-15) dan Seaside. Rumput ini diperbanyak secara vegetatif cenderung lebih seragam penampilannya.

TIPS MEMBUAT TAMAN LEBIH INDAH

  • Jika di rumah ada balita, hindari menanam tanaman yang bergetah dan berduri.
  • Jika ada pengguna kursi roda, hendaknya jalan setapak dibuat lebar sesuai ukuran kursi rodan yang akan dipakai.
  • Buatlah taman sebagai sarana hobi dan keperluan dalam bercocok tanam, berkebun, memelihara ikan di kolam, tempat bermain anak, dan lainnya.
  • Taman tepat sebagai untuk berpikir dan refreshing.
  • Ciptakanlah taman sebagai tempat untuk mencari inspirasi dan ketenangan.

Jumat, 10 Agustus 2012

Taman Mini di Rumah Mungil




Keterbatasan lahan bukanlah alasan untuk tidak membuat taman.

Saat ini, keterbatasan ruang semakin menjadi. Pemilihan rumah mungil dengan luas kira-kira 100m2 sudah menjadi trend masyarakat saat ini. Dengan lahan terbatas, pemanfaatan lahan untuk taman tentunya menjadi lebih sedikit. Oleh sebab itu insiprasi taman ini dianggap perlu.

Taman mini ini dulunya adalah lahan kosong. Karena kebutuhan akan sirkulasi udara yang baik, pemilik memilih lahan ini menjadi taman. Taman ini menyatu dengan living room , sehingga akan menambah kesejukan ketika pemilik rumah bersantai.

Untuk menyejukan ruangan, pemilihan tanaman haruslah tepat. Letak taman yang dibatasi dinding dan masih berada di area rumah, menyebabkan cahaya matahari yang mengenai taman hanya sedikit. Oleh sebab itu, pemilihan tanaman harus cermat. Pilihlah tanaman yang bisa hidup di tempat yang cahaya mataharinya sedikit.

Selain menambah kesejukan, taman ini juga berfungsi membawa suasana tenang dan rileks. “Air yang menguncur dari gentong akan menimbulkan suara gemericik air, sehingga Anda akan terkesan berada di alam”, ujar Hari Sarosa, pemilik taman ini. Sirkulasi air berawal dari gentong pertama menuju gentong kedua, lalu menuju ke tanah. Di dalam tanah sudah ada bak air berukuran 0,125 m3 yang siap menampung air. Di dalam bak terpasang pompa sirkulasi dengan daya 60 watt. Pompa tersebut yang mensirkulasikan air dari bak ke gentong pertama. Bagi Anda yang ingin menampilan suasana alam, ide ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda.


Senin, 14 Mei 2012

Agar Teras Rumah Asri dan Nyaman




Teras yang nyaman menyenangkan meningkatkan penampilan rumah secara keseluruhan. Bagaimana cara menghadirkan rasa nyaman itu?

Menata teras ternyata tak sekadar meletakkan mebel dan tanaman. Satu hal yang perlu dipegang adalah pengetahuan tentang fungsi teras tersebut. Teras berfungsi sebagai area untuk transit tamu dan untuk santai. Biasanya teras letaknya di depan, samping maupun belakang. Teras di bagian depan harus lebih optimal penataannya dari segi etika maupun estetika, karena sebagai transit sementara untuk para tamu sebelum masuk ruang tamu. Sedangkan teras di bagian samping atau belakang lebih berfungsi sebagai tempat untuk santai.

Menurut praktisi interior dan eksterior dari Yogyakarta BRAy Hj Titi Gondhokusumo, dalam penataan teras harus disesuaikan dengan bentuk bangunan. Perabot teras harus berupa benda-benda yang sederhana. Misalnya kursi dan meja, sebaiknya terbuat dari besi, atau kayu rotan, tetapi tanpa ukir dan tidak usah terlalu lengkap, paling-paling ditambah dengan hiasan tanaman. ''Bila di teras diberi perabot kursi yang berukir dan jok kain, estetika dan etikanya kurang bagus, karena ada kesan pamer dan justru akan merugikan, serta bisa menjadi sarang debu,'' jelas Titi.

Tanaman yang diletakkan di teras akan menambah suasana indah, asri, dan nyaman. Tanaman apa yang cocok untuk teras? Pilihlah tanaman yang mempunyai sifat indoor yaitu yang tidak bisa terkena sinar matahari. Misalnya, draecena, sri rejeki, kuping gajah, palem wregu, suplir, pakis.

Tanaman-tanaman penghias teras sebaiknya diletakkan di dalam pot. Besar dan bentuk pot juga disesuaikan dengan besarnya lahan teras. Apabila ukuran teras cukup luas sebaiknya diberi pot-pot yang besar. Tetapi, bila lahannya sempit, potnya juga yang kecil atau ramping dan jangan menempatkan tanaman terlalu ramai.

Agar aktivitas di teras tidak terganggu, sebaiknya jumlah pot dan tanaman yang dipajang tidak terlalu banyak. Peletakan pot yang terbaik adalah di sudut-sudut saja dengan tanaman yang meninggi. Di bagian depan teras bisa diberi tanaman yang menggantung seperti bunga anggrek. Tentu saja bila hendak memajang tanaman gantung harus memperhitungkan aktivitas yang sering dilakukan di teras tersebut.

Agar terkesan bersih, warna pot di teras sebaiknya seragam. Misalnya, warn hijau semua. Penggunaan pot yang warna-warni boleh saja asalkan pilihan warnanya serasi. Lebih lanjut Titi menyarankan, supaya teras tampak bersih dan tanaman lebih terawat sebaiknya menggunakan mantel pot. Mantel pot ini untuk menjaga supaya pot yang tampak dari luar tidak berlumut. Jadi, ada dua pot yaitu pot yang di dalam untuk menanam tanaman dan pot yang di luar yang berfungsi sebagai mantel pot supaya terkesan bersih terus.

Bila Anda menggunakan mantel pot, satu hal yang harus diingat. ''Pot yang di dalam harus lebih pendek dengan pot yang diluar supaya tampak lebih cantik,'' ungkap Titi yang pernah kursus di Jepang untuk memperdalam interior dan eksterior itu.

Masalah peletakan tanaman ini berlaku di teras depan maupun belakang. Adapun untuk teras belakang biasanya dipakai istirahat dan fungsinya lebih bersifat untuk keluarga. Karena itu, sebaiknya diletakkan sejenis dipan atau seperangkat kursi santai yang ada busanya dan bahannya yang mudah dicuci atau dibersihkan. Tanaman untuk teras belakang lebih baik buah-buahan, agar bisa dinikmati keluarga. Kalaupun teras belakangnya sempit, bisa saja diberi tanaman buah dalam pot dan tanaman hias lainnya.

Karena sifat tanaman teras yang tidak tahan terhadap sinar matahari dan bisa rimbun daunnya, maka perlu perhatian yang serius. Agar tanaman tetap segar setiap hari sekali disiram dan supaya kelihatan cantik, mengkilap seperti diberi minyak. ''Minimal seminggu sekali daunnya dilap satu per satu menggunakan busa dengan santan segar,'' jelas Titi yang sejak kecil punya bakat menata rumah ini.

Di samping itu, diberi pupuk secukupnya dan jangan terlalu banyak, serta disemprot anti hama sebulan sekali. Bila tanaman masih baru ditanam, jangan langsung diberi pupuk, agar tidak mati, paling tidak seminggu atau sebulan setelah ditanam baru bisa dipupuk.


Sumber : http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/hobi/12/05/09/m3qx1w-supaya-teras-rumah-asri-dan-nyaman-bagaimana-caranya

Trik Membuat Pagar Tanaman




Sebelum membuatnya, tentukan lebih dulu maksud Anda memilih pagar tanaman sebagai bagian dari rumah Anda. Apakah hanya sebagai elemen taman? Apakah untuk pembatas pandangan dan mengendapkan suara dari lingkungan luar? Seberapa tinggi pagar tanaman yang diinginkan? Bagaimana pemeliharaannya? Apabila rencana Anda sudah mantap untuk memilih pagar tanaman perhatikan beberapa hal di bawah ini:

Petunjuk rumah

Pagar tanaman sebaiknya tak hanya berfungsi sebagai bingkai pandangan atau pembatas taman, tapi dapat menjadi petunjuk rumah yang signifikan. Dengan tambahan elemen dekoratif, pagar juga sekaligus dapat menjadi gerbang atau petunjuk jalan menuju rumah.

Layar dan pembatas

Pagar tanaman yang dibuat mengitari rumah tak sering melindungi Anda dari suara bising sekitar. Yang jelas, pagar tanaman ini akan menyajikan sebuah layar pemandangan yang menyenangkan selain menjadi pembatas rumah. Pilihan pada beberapa tanaman akan memberikan pertunjukan hidup pada Anda sesuai siklus hidup tanaman tersebut, seperti berbunga, berganti warna atau mengeluarkan bau harum.

Menggugah rasa

Pagar tanaman yang rendah dapat membangun suasana bertetangga yang damai dan sesuai sebagai seting di kota kecil. Jenis dan gaya penataan pagar tanaman sangat mempengaruhi rasa orang di sekitarnya.

Pemeliharaan

Sebaiknya pelihara tanaman pagar sedini mungkin dengan rajin memangkas sesuai bentuk yang diinginkan. Jika pagar itu telah tumbuh, setidaknya Anda harus memangkasnya tiga kali setahun. Usahakan sinar matahari tetap dapat mencapai dasar pagar tanaman untuk memberi nutrisi pertumbuhan bagi tanaman.


Minggu, 13 Mei 2012

7 Tipuan Mata untuk Memperluas Taman




Anda sedang mendesain taman kecil? Anda bisa mengambil beberapa langkah untuk memperluas ruang terbuka Anda yang sebetulnya mungil.

Menyulap area kecil menjadi sebuah taman yang luas tentu bukan pekerjaan gampang. Imajinasi Anda harus bermain, seperti 7 langkah tipuan mata dan teknik desain untuk "memperluas" sebuah area kecil untuk menjadi taman rumah Anda:

  • Pilih desain yang simpel tetapi tetap anggun, dan menawarkan struktur arsitektur yang kuat.
  • Pertimbangkan desain yang memiliki elemen diagonal.
  • Perhatikan semua detail, seperti memilih kualitas material terbaik.
  • Masukkan bentuk dan jenis tanaman yang menawarkan daya tarik vertikal.
  • Pilih furnitur yang terang dan lapang, serta tidak rumit.
  • Nyalakan cahaya sehingga saat malam taman Anda selalu tampak bersinar sepanjang tahun.
  • Batasi jumlah tanaman yang berbeda jenis. Hal ini untuk mencegah area taman terlihat "ramai" dan menyempitkan.
Sumber :  http://properti.kompas.com/read/2012/02/27/16493433/7.Tipuan.Mata.untuk.Memperluas.Taman

Selasa, 20 Maret 2012

Jendela Cantik dengan "Planter Box"




Di tengah terbatasnya lahan, kehadiran planter box dapat menjadi alternatif cara menghijaukan rumah. Selama memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai media meletakkan tanaman, Anda bisa meletakkannya bisa di mana saja, baik di area halaman depan rumah, teras, jendela, atau halaman belakang rumah.

Planter box sebenarnya hanya sebuah pot, tempat meletakkan tanaman. Hanya saja, wadah ini memiliki bentuk cenderung kotak dan bersudut. Di rumah mungil, planter box paling sering diletakkan di sisi-sisi jendela rumah, baik itu di kanan, kiri, atau di bawah jendela.

Planter box tidak hanya dapat dibuat permanen, tetapi juga non-permanen. Hal ini sangat tergantung keinginan atau kebutuhan Anda, apakah ingin pot mudah dipindah-pindahkan atau cenderung ingin statis atau permanen tertanam di dalam dinding atau menyatu dengan dinding rumah Anda.

Tentu, jika tak ingin repot memindah-mindahkan pot karena bebannya yang berat, Anda lebih baik menggunakan planter box permanen. Namun, ada baiknya Anda merencanakan membuat planter boxpermanen sejak di awal pembuatan rumah, terutama jika membuat planter box tertanam di dinding. Hal ini agar Anda tak perlu lagi membongkar dinding setelah rumah telah jadi. Anda tentu membutuhkaneffort lebih besar, bukan?

Namun, jika dinding sudah terlanjur jadi, Anda dapat membuat pot di luar dinding permanen yang sudah ada. Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan sudut-sudut ruang yang masih bisa digunakan sebagai tempat meletakkan pot. Dinding pun berubah lebih cantik karenanya.


Rabu, 14 Maret 2012

Halaman Untuk Kesejukan Kamar




Sirkulasi udara dan cahaya yang baik adalah kunci kenyamanan ruangan. Untuk kamar yang baik, Anda bisa memanfaatkan sisa lahan sebagai tempat pertukaran hawa.



Namun, selain udara segar, kita juga bisa melihat sajian tanaman hijau yang menyegarkan mata. Fungsi ruangan terbuka di samping kamar tidur ini sangat vital.


Ruangan terbuka ini bisa menjadi tempat ideal pertukaran udara panas yang ada di kamar, dengan oksigen segar yang berasal dari ruang luar yang berdekatan dengan pohon besar. Oksigenlah sebenarnya yang membuat rasa segar saat kita menghirup udara.

Kenapa ruangan bisa banyak mengandung oksigen?

Pada prinsipnya, udara bertekanan tinggi akan bergerak ke ruangan yang udaranya bertekanan rendah. Ruangan yang panas memiliki molekul udara yang lebih renggang, sehingga bertekanan rendah.

Adanya "halaman" di samping kamar akan memudahkan aliran udara bertekanan tinggi (di halaman) ke udara bertekanan lebih rendah (di dalam kamar).